Saya menyambar bahu perempuan paruh baya itu, tepat ketika kedua kakinya mendarat di pintu gerbong kereta yang saya tumpangi. Dengan gesit saya membimbingnya duduk ditempat yang saya duduki. ~sudah menjadi hal yang lumrah, fasilitas angkutan umum kereta api saat ini menjadi moda transportasi favorit, mengingat harga tiketnya yang murah, kini juga bersih dan sering, hingga untuk mendapatkan tempat duduk di jam-jam sibuk memang sangat sulit. Diperlukan kegesitan untuk bisa mendapatkan tempat duduk yang nyaman. Maka tak heran jika kita akan melihat pemandangan mengerikan (menurut saya lho), saat penumpang kesulitan turun, karena desakan penumpang naik. Bagi Anda yang belum pernah mengalaminya, boleh juga sesekali naik kereta dijam sibuk, jam berangkat atau pulang kerja, lalu turunlah dipemberhentian akhir, atau satu stasiun sebelum akhir. Amazing deh. Seru. jika Anda dalam posisi sebagai penumpang yang hendak turun, maka dijamin Anda akan segera terdorong oleh kerumunan orang yang berlomba-lomba menaiki gerbong kereta. Pernah suatu kali saya memarahi calon penumpang yang didominasi kaum perempuan, karena mereka tanpa ampun mendorong ibu muda yang sedang kepayahan keluar dengan menggendong putri kecilnya, bisa dibayangkan bagaimana rasanya terjepit begitu banyak penumpang dengan anak kecil dalam gendongan.~











