Selasa, 15 April 2014

CARA MENGENDALIKAN EMOSI

Ada banyak hal yang dapat menyulut emosi kita, terkadang hal sepelepun mampu menyulut emosi kita. Apatah lagi masalah-masalah yang memang besar. Seperti suatu ketika saat seorang pendengar saya datang untuk menceritakan kegundahan hatinya yang menyulut emosi.
"saya dituduh melakukan sesuatu yang tidak saya lakukan mbak Niek," katanya memulai cerita,"mulanya saya diam, menahan diri supaya ndak marah. saya ingat pesan mbak Niek di radio untuk menarik nafas panjang, hembuskan, saya juga mencoba sekuat tenaga untuk diam." saya mulai dapat merasakan tekanan pada kalimat-kalimatnya, sangat terasa betapa beratnya ia mengendalikan dirinya.
"tapi mbak, sepertinya kesabaran saya benar-benar menguap. Habis sudah mbak, ga ada sisanya." saya mengucap punggung tangannya, untuk memberikan kekuatan, dan mengirimkan signyal bahwa saya peduli pada perasaannya.
"Akhirnya saya meledak mbak, saya marah, saya mengeluarkan kata-kata kasar." katanya berapi-api.
***

Kamis, 13 Maret 2014

TERSISIH

Untuk ukuran sebuah negara, Inggris nyaris sempurna. Negara kepulauan di Eropa Barat itu punya koloni hampir disetiap sudut benua. Dengan semangat 3 D: Gold, Gospel dan Glory, koloni Inggris berjajar dari wilayah Asia, Afrika, Australia dan Amerika. Tak heran jika bahasa Inggrispun menjadi bahasa resmi komunikasi dunia. Tak terkecuali  dalam urusan sepak bola. Meski tim nasional Inggris baru sekali menjadi kampiun di era 1966, Liga premier Inggris diyakini sebagai liga terbaik dunia saat ini. Ironinya tim dari Britania Raya sering kandas saat berhadapan dengan tim Eropa lainnya. Kisah teranyar tentu saja tersisihnya Arsenal dari Munchen dan Mancester City ditekuk Barcelona. Mereka tersisih sudah dari perebutan trofi piala liga Shampion Erops 2014.
                         
TERSISIH? tentu saja tak enak. Bisa jadi, setiap orang pernah tersisih. Susi Susanti adalah contoh lain, srikandi bulu tangkis era 90-an itu meraih prestasi Luar Biasa. Juara dunia (6 kali), juara All England (1990,1991,1993, 1994), peraih medali emas olimpiade (1992), Indonesia Open (6 kali), juara diberbagai ajang superseries (33  kali). Top Markotobb lah pokoknya. Tapi ingat ketika dirinya tersisih dalam  Indonesia Open 1992 dan 1993? Sungguh tak nyaman tersisih di hadapan supporternya sendiri saat harapan itu begitu tinggi.

Sahabats, pernahkah Anda kalah dan tersisih dalam episode hidup Anda? menyakitkan bukan? Kalau boleh memilih sih pengennya tak mengalaminya, begitu mungkin sebagian orang berujar. Tetaplah semangat jangan pernah menyerah. Karena semua orang mengalaminya. Bahkan sang Nabi junjungan kita SAW dan sahabat setianya juga melewati fase tersebut.  Saat harus “kalah” di “battle of Uhud”  juga di “battle of Hunain”. 

Yang harus diingat-ingat oleh kita adalah, saat kita kalah dan tersisih, Gusti Inkang Akaryo Jagad, Allah SWT sedang memberikan kesempatan untuk introspeksi dan tak  mengulang kesalahan kita lagi. Bukan saja karena kemenangan itu dipergilirkan, melainkan kita manusia, hidup tidak akan pernah datar-datar saja.

semoga bermanfaat

BE THE BEST PERSON

Selasa, 25 Februari 2014

CARA MENAJAMKAN INGATAN, AGAR HIDUP JADI TERTATA DAN BAHAGIA


“Kamu taruh dimana?”
“Lupa.”
“coba ingat-ingat.”
“lupa ya lupa…..”
Gubrag ####*****####
***
Lupa memang bisa jadi sesuatu yang menjengkelkan, apalagi jika kita memerlukan sesuatu segera dan kita lupa meletakkannya dimana. Belum lagi kalau kita lupa pada teman sekolah kita yang sama-sama datang pada acara reunian. Duh malu rasanya. Lebih-lebih malu lagi kalau kita lupa nama guru sekolah kita, padahal beliau dengan fasihnya menyebut nama kita. Duuuuuuh.

Selasa, 18 Februari 2014

BAGAIMANA MENEMUKAN KEBAHAGIAAN KURANG DARI 3 MENIT?

SUSAH! 
Begitulah menurut sebagian orang, ketika diajak untuk menemukan KEBAHAGIAAN. 
Kalau saya sudah banyak uang baru BAHAGIA, begitu komentarnya kemudian. Beberapa waktu lalu saya mendapat kiriman pesan singkat dari pendengar saya pada program acara rabu pagi di SINDO TRIJAYA,"bahagia itu memang mudah diucapkan mbak, tapi susah dipraktekkan."

"Mana mungkin saya bahagia sementara kesulitan demi kesulitan sepertinya sulit pergi dari hidup saya?"
Bagi Anda yang merasa kesulitan dalam menemukan kebahagiaan ditengah-tengah cobaan, bagi Anda yang tak mudah menemukan kebahagiaan ditengah derita yang sedang Anda rasakan saat ini, beberapa tips sederhana yang akan mengantarkan Anda pada KEBAHAGIAAN akan saya share untuk Anda. Psssssttttt, hanya khusus untuk Anda saja. 

Namun sebelum Anda membaca tips-tips tersebut, saya ingatkan bahwa tips-tips ini tidak akan menghasilkan apa-apa tanpa partisipasi Anda. Tak akan terjadi keajaiban apapun jika ANda tidak bergerak, tidak melakukan apa-apa. Jika tak ada niatan Anda untuk mempraktekkannya, berhenti membaca dan tutuplah halaman web ini. 

Jumat, 14 Februari 2014

BAGAIMANA KITA MENYIKAPI BENCANA????

Kita dikejutkan lagi oleh ERUPSI gunung, kali ini gunung KELUD di jawa Timur setelah sebelumnya gunung sinabung di Sumatera Utara. Bencana agaknya sedang begitu akrab dengan negri kita tercinta. Betapa tidak belum lagi usai bencana banjir yang menerjang sebagian besar wilayah Negri, bencana-bencana lain timbul silih berganti. "Saya sudah bosan dipengungsian mbak." keluh seorang ibu "kami ingin kembali segera." begitu sahut yang lainnya beberapa waktu lalu dipengungsian korban banjir. Mengalami sebuah bencana, tentu bukan cita-cita kita semua. Kita menginginkan hidup yang selalu indah, mulus, tapi pada kenyataannya kita tak mampu menolak bencana jika sudah diskenariokan Allah SWT. Lalu apakah kita harus meratapi nasib manakala bencana datang menghampiri kita? Kita banyak menyaksikan bermacam-macam sikap orang dalam menyikapi bencana, ada yang meratapi terus menerus hingga kemudian pikirannya terganggu, ada yang menyalahkan orang lain/penguasa dan pihak-pihak lain diluar dirinya hingga akhirnya membuat ia tak mampu berpikir jernih, ada yang enjoy saja, bahkan ada yang senang karena akan banyak bantuan mengalir. Macam memang reaksi orang dalam mensikapi bencana, lalu sebaiknya apa yang harus kita lakukan???